Merajut Asa Masa Depan: Lapas Luwuk Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Bersama Anak Binaan

Luwuk – Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026. Melalui momentum istimewa ini, Lapas Luwuk menggelar kegiatan “Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan” yang menghadirkan langsung para orang tua dari Anak-Anak Binaan untuk saling melepas rindu dan menguatkan tekad masa depan.

Kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini diselenggarakan secara hibrida. Jajaran Pejabat Struktural, Petugas, Anak Binaan, serta para orang tua di Lapas Luwuk mengikuti jalannya rangkaian acara secara daring yang terpusat di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang, pada Selasa (21/7).

Acara terpusat tersebut menyatukan semangat peringatan HAN 2026 dari berbagai satuan kerja Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Momen puncak terjadi saat sesi dialog interaktif dan momen “Temu Kasih”, di mana pelukan hangat serta derai air mata haru tak terbendung ketika para orang tua berkesempatan bertemu langsung dan mendampingi buah hati mereka selama kegiatan berlangsung.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun menyampaikan bahwa menghadirkan orang tua dalam peringatan Hari Anak Nasional ini merupakan bentuk komitmen Lapas Luwuk untuk memberikan ruang pembentukan mental dan pemulihan ikatan emosional anak.

“Anak-Anak Binaan ini adalah generasi penerus yang tetap memiliki hak atas kasih sayang dan masa depan yang cerah. Melalui tema ‘Temu Kasih dan Dialog Harapan’, kami ingin mengembalikan semangat mereka bahwa dinding Lapas bukanlah akhir dari segalanya, melainkan tempat untuk menata kembali harapan bersama keluarga,” ujar Bahrun.

Kehadiran orang tua ini pun mendatangkan rasa syukur yang mendalam bagi para keluarga. Salah satu perwakilan orang tua Anak Binaan, Ibu Helpin mengungkapkan rasa haru dan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan oleh pihak Lapas Luwuk.

“Saya sangat berterima kasih kepada Kalapas dan seluruh jajaran Lapas Luwuk. Bisa memeluk dan mendampingi anak saya langsung di hari istimewa ini memberikan kekuatan luar biasa bagi kami. Momen ini makin menyakinkan kami untuk terus mendukungnya menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke rumah nanti,” tutur Helpin.

Selama kegiatan berlangsung, Anak Binaan dan orang tua tidak hanya mendengarkan pengarahan dan dialog interaktif dari pusat, tetapi juga memanfaatkan momen tersebut untuk saling merajut kembali komunikasi yang sempat terputus. Pihak Lapas Luwuk meyakini bahwa dorongan serta kehangatan dari keluarga merupakan fondasi paling kuat dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial anak.

Dengan terselenggaranya peringatan Hari Anak Nasional 2026 ini, Lapas Kelas IIB Luwuk terus menegaskan komitmennya dalam mendukung perlindungan, pemenuhan hak, serta pembinaan yang humanis bagi seluruh Anak Binaan demi menyongsong masa depan yang lebih baik. (Ks)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top